Tugas 2 Review Skripsi
TUGAS 2
Nama Senior : Toar Rawis
Angkatan : 2011
Judul Skripsi : Virtual Tour Panorama 360 Derajat UPTD Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara
KELEBIHAN :
Media Virtual Tour Panoram 360o UPTD Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara berbasis website. Pengembangan sistem penelitian ini menggunakkan metode pengembangang Luther – Sutopo, yang melalui beberapa tahapan yaitu concept, desaign, material collecting, assembly, testing, dan distribution. Melalui penulisan ini juga kita dapat melihat, proses penggabungan beberepa citra digital menjadi satu citra digital panorama 360o. Aplikasi Virtual Tour Museum ini, pengguna dapat melihat pemandangan ruangan atau lokasi museum dengan visual Panorama 360o. Aplikasi ini dibuat dengan data kusioner yangtelah dijalankan, dengan presentasi sebesar 56,3% yang belum pernah mengunjungi Museum Sulut. Dalam aplikasi ini pengguna mendapatkan informasi tentang Museum Sulut dan juga Pengetahuan dan Sejarah yang berada dalam Museum Sulut. Virtual Tour Museum Sulut ini telah melewati proses pengujian Black Box dengan 55 tahapan, dan berfungsi sesuai yang diharapkan. Dari hasil aplikasi Virtual Tour Museum Sulut ini menghasilkan 3 format file, exe dengan kapasitas 190mb, HTML dengan kapasitas 1gb, dan file apk berkapasitas hamper 1gb. Yang terdiri dari jumlah foto 171 dari 46 scene, setiap foto memuat 9 foto. Dan 1 video dengan format flv dengan kapasitas 44mb berdurasi 3 menit. Dalam mengambil foto panorama menggunakan action cam GoPro Hero 4 Silver dengan lensa wide angle, bisa dilakukan dengan 6 kali foto berputar 360 derajat, 1 foto zenith, dan 1 foto nadir. Berbeda dengan kamera DLSR yang menggunakan lensa standart dan harus mengambil lebih banyak foto untuk membuat panorama 360 derajat. Dan berdasarkan kuisioer yang telah dibagikan, diketahui masih sedikitnya orang yang belum mengunjungi UPTD Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara, dengan presentasi sebesar 56,3%.
KEKURANGAN :
Dalam mengambil foto panorama 360 derajat sebaiknya menggunakan lensa fisheye ataupun wide angle untuk hasil yang lebih baik dari pada menggunakan lensa standart atau biasa. Dan dalam pengembangan berikutnya lebih disarankan untuk mengembangkan ke Virtual Reality agar lebih interaktif atau menambah foto, memberikan narasi, menambah informasi, dan menambah fitur Augmented Reality. Dan juga Menambahkan beberapa lokasi atau tempat, seperti halaman awal dari Museum ataupun tempat parkir dan menambahkan beberapa informasi tambahan mengenai seputaran Museum.
Terima Kasih :)
Nama Senior : Toar Rawis
Angkatan : 2011
Judul Skripsi : Virtual Tour Panorama 360 Derajat UPTD Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara
KELEBIHAN :
Media Virtual Tour Panoram 360o UPTD Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara berbasis website. Pengembangan sistem penelitian ini menggunakkan metode pengembangang Luther – Sutopo, yang melalui beberapa tahapan yaitu concept, desaign, material collecting, assembly, testing, dan distribution. Melalui penulisan ini juga kita dapat melihat, proses penggabungan beberepa citra digital menjadi satu citra digital panorama 360o. Aplikasi Virtual Tour Museum ini, pengguna dapat melihat pemandangan ruangan atau lokasi museum dengan visual Panorama 360o. Aplikasi ini dibuat dengan data kusioner yangtelah dijalankan, dengan presentasi sebesar 56,3% yang belum pernah mengunjungi Museum Sulut. Dalam aplikasi ini pengguna mendapatkan informasi tentang Museum Sulut dan juga Pengetahuan dan Sejarah yang berada dalam Museum Sulut. Virtual Tour Museum Sulut ini telah melewati proses pengujian Black Box dengan 55 tahapan, dan berfungsi sesuai yang diharapkan. Dari hasil aplikasi Virtual Tour Museum Sulut ini menghasilkan 3 format file, exe dengan kapasitas 190mb, HTML dengan kapasitas 1gb, dan file apk berkapasitas hamper 1gb. Yang terdiri dari jumlah foto 171 dari 46 scene, setiap foto memuat 9 foto. Dan 1 video dengan format flv dengan kapasitas 44mb berdurasi 3 menit. Dalam mengambil foto panorama menggunakan action cam GoPro Hero 4 Silver dengan lensa wide angle, bisa dilakukan dengan 6 kali foto berputar 360 derajat, 1 foto zenith, dan 1 foto nadir. Berbeda dengan kamera DLSR yang menggunakan lensa standart dan harus mengambil lebih banyak foto untuk membuat panorama 360 derajat. Dan berdasarkan kuisioer yang telah dibagikan, diketahui masih sedikitnya orang yang belum mengunjungi UPTD Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara, dengan presentasi sebesar 56,3%.
KEKURANGAN :
Dalam mengambil foto panorama 360 derajat sebaiknya menggunakan lensa fisheye ataupun wide angle untuk hasil yang lebih baik dari pada menggunakan lensa standart atau biasa. Dan dalam pengembangan berikutnya lebih disarankan untuk mengembangkan ke Virtual Reality agar lebih interaktif atau menambah foto, memberikan narasi, menambah informasi, dan menambah fitur Augmented Reality. Dan juga Menambahkan beberapa lokasi atau tempat, seperti halaman awal dari Museum ataupun tempat parkir dan menambahkan beberapa informasi tambahan mengenai seputaran Museum.
Terima Kasih :)
Komentar
Posting Komentar